akhirnya engkau tau semua itu , ayah ..

apa yang sedang kau pikirkan , nak ??
sebuah kegundahan terlukis jelas pada paras mukamu ..

iya , ayah ..
kegundahan besar sedang ada dalam benak ini ..
aku sedang merasakan hentakan kecil sang feromon ini , ayah ..

sudahlah nak ..
kubur saja semua feromon itu ..
tak baik pula kau biarkan feromon itu tumbuh ..

memang ayah ..
tapi aku terlanjur menanam dan menyiramnya ..

tapi bukankah kamu sudah pernah mengatakan,
itu adalah hal yang percuma dan enol besar ..
lagipula , apakah kau sudah cukup sadar ,
bahwa hubungan mu dimateraikan atas sebuah kebohongan publik ,
dan juga difondasikan atas kesakitan hati orang lain ?

memang ayah ..
mungkin kau sekarang sedang berpikir dan meratap ,
"aku malu punya anak , kamu .."
karena aku sedang bersikap seperti layaknya seorang pelacur ..
mengambil apa yang seharusnya bukan milikku ..

aku tak akan malu ..
buat aku , kau bukan sedang bersikap seolah seorang pelacur ,
kau pun sedang tidak mengambil apa yang bukan milikmu ..
bila hal itu ditawarkan , kau bukan mencurinya .. tapi kau menerimanya ..
toh , kamu pernah mengatakan , ini merupakan sebuah sinergi ,
ada karena bila ada mengapa ..
jadi tak perlu kau berpikir bahwa kau sedang bersikap seolah seorang pelacur ..
ayah malah sedang berpikir
kau bukan sedang bersikap seolah seorang pelacur ..
tapi bersikap seperti seorang pahlawan ,
yang sedang berjuang untuk membela apa yang selayaknya untuk dibela ..
ayah tau , nak ..
feromon itu tak akan dapat dicegah datangnya ..
hanya saja .. ayah takut kau akan jatuh ,
karena ayah merasa hari ini kau cukup lambung ..

benar , ayah ..
hari ini aku kembali lambung ..
aku pun juga sedang takut bila nantinya aku terjatuh ..
sakit dan terpatah - patah ..

nak , ayah tidak akan pernah mencegah ..
jalani saja ayah akan selalu mendukung , hanya ..
jangan kau buat segalanya menjadi hiperbola ..
ayah tak ingin tetes air mata itu kembali jatuh pada paras mu ..
kau tau mana yang harus kau pertahankan dan mana pula yang harus kau lepaskan ..
dalam hatiku aku pun sebenarnya setuju akan keberadaan feromon itu ..
hanya kita tak akan pernah tau apa yang tuhan torehkan dalam kertas nasib itu ..
ayah hanya ingin mencegah ..
satu kata terakhir ayah untuk kamu ..
"perjuangkan apa yang mesti kau perjuangkan , nak .."

trimakasih , ayah ..
atas sedikit refleksi ini ..
bantu aku , berikan sedikit semangat itu untuk ku ..
ditengah perjuangan yang terlihat seperti kosong ini ..

Leave a Reply